NBA Final 2008 – Menjelang Game 5
Jeda antara Game 4 dan Game 5 yang cukup jauh, 2 hari, memberi waktu bagi para pemain dari kedua tim yang bertanding di NBA Final tahun ini (Boston Celtics vs L.A. Lakers) untuk sedikit bersantai setelah menjalani Game 4 yang cukup melelahkan dan banyak disebut sebagai salah satu game di final NBA yang paling menarik. Bagaimana tidak, Celtics yang sempat tertinggal hingga 24 poin di kuarter 2 dapat bangkit dan akhirnya menang 97 – 91 di kandang Lakers, yang selama playoff ini belum pernah kalah sekalipun.
Banyak aktifitas santai yang dilakukan para pemain dalam dua hari ini. Kobe Bryant, andalan Lakers, tidak butuh waktu lama untuk tertawa. Hal itu dia temukan malam setelah pertandingan, di mana dia di minta oleh anaknya untuk membacakan buku Harry Potter. Bryant berkata bahwa masalah yang dimiliki anaknya dengan Voldemort lebih besar daripada yang harus dia dan rekan setimnya di Lakers hadapi, yaitu media dan Celtics. Bryant juga berkata bahwa dia berjanji masih akan ada beberapa game untuk Final tahun ini, karena dia tidak akan membiarkan ini berhenti di Game 5 yang digelar beok pagi WIB. “Ini belum selesai. Bahkan masih jauh dari selesai”, tambahnya.
Jika Bryant tetap optimis dalam menghadapi Game 5, sama halnya dengan yang dilakukan andalan Celtics, The Big Three, Paul Pierce, Kevin Garnett, dan Ray Allen. Mereka bertiga memenuhi “apel pagi” yang dilakukan pelatih mereka, Doc Rivers, untuk menemani dia dalam Boston’s Duck Tour, sebuah perjalanan darat dan laut di kota Boston sambil mengunjungi beberapa tempat bersejarah di kota itu. Awalnya ketiga bintang ini tidak mengerti mengapa mereka dipanggil pagi-pagi sekali hanya untuk sebuah tur. Bahkan ketika roda kendaraan mulai berputar, Garnett menatap Doc Rivers sambil berkata, “Are you serious?”.
Tujuan Doc Rivers bukanlah untuk memperkenalkan kota Boston bagi pendatang baru seperti Allen dan Garnett, yang baru tahun ini bergabung dengan Celtics. Juga bukan untuk menyindir Pierce yang bergabung dengan Celtics sejak 1998 namun belum pernah ikut tur ini sebelumnya. Tapi dia ingin menunjukkan bahwa inilah tujuan mereka tahun ini. Bahwa kapanpun dan apapun yang mereka menangkan untuk kota ini (Boston), khususnya bagi para atlet, maka Boston’s Duck Tour adalah sarana mereka untuk merayakan kemenangan itu. Dan inilah yang sekarang sedang dikejar Celtics, juara NBA tahun 2008, di mana setelah kemenangan itu mereka akan diarak keliling kota sesuai dengan rute tur ini. Inilah tujuan Doc Rivers memanggil mereka bertiga di pagi hari, untuk memberikan dasar motivasi dalam menjalani NBA Final yang hampir mendekati akhir. Saat ini Celtics unggul 3-1. Belum pernah dalam sejarah NBA Final sebuah tim yang tertinggal 1-3 berhasil mengejar dan menjadi juara.
Tapi Pierce tidak mau berpatokan pada sejarah itu. Bagi dia mereka tidak sedang bermain dengan statistik. Tapi bertanding melawan seorang pelatih jenius dengan 9 cincin juara, Phil Jackson, serta seorang pemimpin dan pemain hebat dengan 3 cincin juara, yang akan bermain sekeras dan semaksimal mungkin, Kobe Bryant.
Tags: Boston Celtics, Doc Rivers, Kevin Garnett, L.A. Lakers, NBA Final 2008, Paul Pierce, Ray Allen
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.